SEMESTA KESELURUHAN, GALAUKAH (bag 2 - habis)
Semesta Este, melihatnya, melaluinya, dan merasakannya, terkadang membuatku merasa melihat Semesta Keseluruhan jauh ke depan dalam penderitaan karena kedewasaan yang keliru. Aku tidak berasal dari Semesta Este, sehingga mungkin aku mengalami "culture shock" begitu menginjakkan kaki di Semesta Este. aku tumbuh dan besar di Semesta Siar. Di Semesta Siar penghuni Dunia Alpha, Bheta dan Gamma berlomba-lomba memperkaya diri dengan keilmuan dan keahlian. Para pengemban tugas tidak main - main ini pun di Semesta Siar sudah mampu membangun dinamika kelompok yang sehat meski fluktuatif. Benturan - benturan lebih bersifat pada profesionalisme demi tujuan bersama. Bukannya mengenyampingkan sifat pribadi tetapi setelah sekian lama di Semesta Siar, aku menilai penghuninya lebih bisa menekan keegoisan. Mudah sekali mereka berbaikan, tertawa bersama, setelah semenit yang lalu mereka berdebat habis-habisan dalam sebuah rapat.